Manusia ibarat makanan

manusia ibarat makanan bila di taruh di frezeer. Itu di karenakan makanan yang berada Makanan akan cepat membusuk apabila di taruhdi tempat yang terbuka. Namun, makanan tidak akan cepat membusukdi tempat terbuka tercemar oleh mikroba-mikroba yang berkeliaran di udara. Dan di dalam mikroba tersebut terdapat enzim yang mana enzim tersebut akan bereaksi sehingga mikroba-mikroba yang menempel pada makanan berkembang biak yang menyebabkan makanan tersebut lebih cepat membusuk. Lain halnya dengan makanan yang terdapat dalam frezeer. Mikroba yang terdapat dalam makann tersebut lebih lama berkembang biak karena enzim yang terdapat dalam mikroba tidak mampu bereaksi dengan stabil. Itu disebabkan karena enzim tidak mampu menahan suhu yang lebih tinggi. Enzim akan bereaksi secara maksimal jika suhunya mencapai antara 400 C jadi, jika suhunya lebih dari itu maka enzim tidak mampu bereaksi. Begitu pula manusia pada zaman sekarang ini banyak diantara kita di luar sana hidup dalam kehidupan yang bebas. Maka mikroba-mikroba manusia dari luar tak segan-segan menempel pada diri manusia yang akan mempengaruhi mereka, sehingga mereka lebih cepat terpengaruh olehnya. karena sudah tak ada lagi yang mampu membentengi mereka layaknya makanan yang berada dalam tempat terbuka. Berbeda dengan manusia yang hidupnya mempunyai aturan-aturan dan pedoman hidup, mereka akan berpikir dulu sebelum bertindak. “Apa dampak dari ajakan ini kepada saya. Positifkah…? atau malah akan menjerumuskan?”. Hendaknya kita jangan mudah percaya dengan adanya aliran-aliran atau faham-faham baru. Sebelum kita mengetaui lebih dalam tentang semua itu sebelum kita terjerumus dalam kenestapaan yang akan menghancurkan diri kita sendiri. “Naudzubillahimindzalik”.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.